YONKES KOSTRAD KEMBALI DARI BOSNIA


JAKARTA — Suasana haru mewarnai kepulangan Batalyon Kesehatan Kostrad
Kontingen Garuda (Konga) XIV-B dari Bosnia, Selasa (19/12). Sejumlah
anggota pasukan, dari keseluruhan 57 orang, menerima ucapan selamat
datang dari Pangdam Jaya Mayjen TNI Wiranto dengan mata berkaca-kaca.
Batalyon tersebut telah bertugas selama tujuh bulan di kawasan konflik
Bosnia Herzegovina, dalam pasukan gabungan di bawah naungan bendera
PBB. Ke-57 anggota pasukan dipimpin Komandan Kompi A/Sektor Utara
Konga Mayor CKM Guntur P Siregar.

Pasukan tersebut tiba di Bandara Sukarno-Hatta pukul 13:25, setelah
menempuh perjalanan setengah hari melalui Amsterdam. Mayor CKM Guntur
Siregar menjadi anggota pasukan pertama yang turun dari pesawat Boeing
747-400 milik Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 897. Tepuk
tangan dan lambaian tangan segera menyambut kemunculan pasukan
tersebut dari pintu pesawat.
Setelah melewati upacara militer penyambutan, anggota pasukan mendapat
ucapan selamat dari Pangdam Jaya dan sejumlah perwira dari Kostrad.
Menurut Guntur, setelah tiba di tanah air pasukannya masih harus
menyelesaikan pengecekan kesehatan secara menyeluruh dan mengurus
masalah-masalah administrasi. Setelah itu, baru mereka bisa kembali
kepada keluarga dan kesatuan masing-masing.
Kepada wartawan, Pangdam Jaya Mayjen TNI Wiranto mengungkapkan
pujiannya bagi pasukan itu. Mereka, katanya, bisa menyatu dengan
masyarakat tempat mereka ditugaskan. Sesuatu yang menurutnya
membutuhkan iktikad kuat. “Pasukan ini bertugas dalam misi perdamaian.
Tapi tak berarti itu ringan,” ujarnya.
Menurut Wiranto, prajurit asal Indonesia boleh dikatakan tak mengalami
kesulitan berarti untuk menyatu dengan warga Bosnia. Prajurit
Indonesia, katanya, berasal dari rakyat dan untuk rakyat. “Jadi hadir
di manapun mereka mampu menyatu dengan rakyat.” Sementara Mayor CKM
Guntur Siregar mengungkapkan, pasukannya telah melaksanakan pekerjaan
di Bosnia sesuai tugas pokok yang dibebankan PBB. “Semua dapat kita
lakukan sesuai dengan rencana, bahkan melebihi target yang
ditetapkan,” ujarnya kepada wartawan.
Kompi A yang dikomandani Guntur berkedudukan di Topusko. Mereka
bermarkas di kamp Polom Daruvar, sekitar lima kilometer dari kota
Daruvar. Wilayah Kompi A ini, Sektor Utara, terkenal karena sering
terjadi pertikaian dan pelanggaran gencatan senjata.
Pihak Serbia Krajina kerap melakukan perampokan di wilayah kompi
tersebut. Pada 1 Juni 1995, misalnya, mereka bahkan merampas
kendaraan, peralatan, serta senjata Polisi Militer Pengawas Militer
PBB. Mereka juga pernah berusaha menyerobot depot logistik Batalyon
Yordania, meski gagal.
Menurut Guntur, pasukannya mengalami sejumlah peristiwa mengesankan
selama masa tugas sejak Mei 1995. Ini karena wilayah kerja mereka,
terutama sektor Utara, adalah tempat yang rawan konflik. “Banyak
terjadi perampokan kendaraan,” tuturnya.
Tujuh anggota pasukan juga sempat menjadi sandera tentara Serbia dalam
sebuah peristiwa perampokan kendaraan. Meskipun penyanderaan hanya
berlangsung lima jam, namun peristiwa itu sempat menjadi persoalan
besar bagi PBB. Ketujuh tentara asal Indonesia itu akhirnya dibebaskan
setelah PBB memenuhi sejumlah tuntutan tentara Serbia.
Suasana damai, kata Guntur, kini mulai terasa di kawasan yang
ditinggalkan pasukannya. Namun beberapa kompi pasukan Indonesia masih
berada di sana, memberi bantuan operasi, dan evakuasi medis. Setiap
kompi kesehatan diawaki dokter umum, dokter bedah, dokter gigi, penata
anestesi, penata rontgen, penilik kesehatan, analis laboratorium,
perawat, serta kelompok bantuan umum.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: