PERJALANANKU SAAT MUDIK IDUL ADHA

Assalamu Alaikum Wr. Wb

Saya mau berbagi cerita perjalanan mudikku kali ini. Saya mudik kali ini ke Kendari, ke rumahku, walau bukan daerah asal kedua orang tua saya karena daerah asli orangtua saya adalah BONE. seperti biasa, untuk mudik saya naik ojek dari rumah ke terminal Daya Makassar setelah itu naik mobil mini bus panther menuju pelabuhan bajoe setelah itu melanjutkan perjalanan dengan menggunakan kapal ferry dari pelabuhan bajoe menuju pelabuhan kolaka dan setelah itu melanjutkan perjalanan ke kendari dengan menggunakan mini bus toyota avansa. Mudik kali ini waktunya mepet banget dengan lebaran (H-2) harga ongkos busnya gile naiknya hampir 20 %. tapi tak apa-apa deh asalkan bisa berlebaran sama keluarga hehehe, seperti halnya kata senior saya yang udah berkeluarga, mumpung masih single puas-puasin pulang mudik lebaran soalnya kalo udah berkeluarga dah ribet.

Perjalanan dari rumahku di makassar menuju terminal daya makassar saya tempuh dengan menggunakan ojek karena lebih murah, ekonomis dan cepat. Trus menuju pelabuhan bajoe saya menggunakan mini bus panther.
Pukul 19.00 ojek sudah nongkrong didepan rumah untuk menjemput.
sekitar pukul 19.15 saya udah nyampe di terminal daya makassar dan nunggu ade Ana untuk sama-sama mudik. Setelah ketemu Ana kami pun menuju tempat bus yang tujuan Bajoe tapi ternyata bus tujuan bone dan bajoe lagi kosong, jadinya kamipun harus menunggu sampai pukul 21.00 untuk dapat bus tujuan bajoe.

sekitar pukul 21.15 lebih dikit, akhirnya bis berangkat juga, bajoe here i come. baru beberapa menit bisnya jalan, aku lihat mata para penumpang yang lain pelan tapi pasti mulai tertutup, maklum aja karena suasana waktu itu lagi hujan jadi paling enak ya tidur. Tapi mata saya tidak bisa tertutup meski badan saya rasanya capek sekali dan 3 hari yang lalu saya tidak tidur tapi mata ini tetap terjaga.

jarum jam tangan saya hampir menunjukkan pukul 24.00, saya mengedarkan pandangan ke sekeliling saya terlihat para penumpang yang satu bus sama saya semuanya terlelap tidur dengan pulasnya, saya lalu melihat-lihat pemandangan malam selama diperjalanan.

Pandangan pun saya alihkan ke arah kiri saya yaitu jendela, saya memperhatikan keramaian mobil-mobil yang mau mudik nih di jalur Makassar-Bajoe. terlihat jelas perbedaan keramaian antara jalur yang saya lewati dengan jalur sebaliknya yang lebih ramai. Lagi asyik-asyiknya melihat mobil-mobil itu sambil membayangkan *entar saya gitu juga tidak yah klo dah berkeluarga he he he he*, btw, tidak dirasa saya udah masuk kabupaten bone, nih tadi udah masuk Camba Kab. Maros yang terkenal dengan jalannya yang berkelok-kelok seperti ular dengan kiri dan kanan jurang yang dalam.


Huahh…Bone adalah kota yang sederhana, tapi selalu membuatku penasaran….
saya bercita-cita pingin bisa survive di kota sederhana ini. mudah-mudahan…
Tidak terasa bus sudah masuk tempat persinggahan untuk istirahat, kami pun singgah sebentar untuk makan malam dan istirahat dan setelah itu melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan bajoe untuk memburu kapal ferry terakhir agar bisa lebaran dikendari.

Tak terasa waktu terus berjalan dan telah menunjukkan pukul 01.00, akhirnya kami pun tiba di kota bone tapi sebelum menuju pelabuhan bajoe terlebih dahulu sopir mengantar penumpangnya kerumah masing-masing dan setelah itu barulah kami berdua Ana diantar ke plabuhan bajoe, saya pun harap-harap cemas karena waktu sudah menunjukkan pukul 01.45, pikiran yang ada diatas kepalaku yaitu mudah-mudahan kapal ferry masih ada dan belum berangkat menuju pelabuhan kolaka.

Masuk ke pintu gerbang pelabuhan bajoe saya pun langsung bertanya ke petugas yang jaga dan alhamdulillah ternyata kapal ferry terakhir masih ada dan belum berangkat, saya dan Ana pun memutuskan untuk ke loket untuk beli tiket tapi ternyata loket tiket udah tutup, saya dan Ana pun langsung menuju ke kapal ferry ditemani oleh petugas pelabuhan. Tanpa tiket ditangan kami pun masuk ke dalam kapal ferry Andika Nusantara, setelah ada dikapal kami pun mencari tempat untuk istirahat dan alhamdulillah dapat dan lokasinya pas didekat tangga untuk naik ke anjungan. Setelah memastikan tempat itu aman saya pun berjalan-jalan melihat ke sekeliling kapal dan ternyata kapal tertunda pemberangkatannya karena lagi ada gangguan yaitu tali jangkar kapal tersangkut di baling-baling kapal dan baru selesai dikerja tepat pukul 05.00 pagi, pukul 05.10 kapal pun mulai meninggalkan pelabuhan bajoe bertolak ke pelabuhan kolaka dan memakan waktu kurang lebih 9 jam perjalanan untuk tiba dipelabuhan kolaka.

Berbagai macam tipe dan karakter orang bisa kita temui di atas kapal, dan salah satu yang saya temui yaitu calo kapal yang menyewakan tikar untuk alas di atas kapal. Bayangkan saja tikar yang harganya Rp. 10.000 disewakan Rp. 30.000, dan ini terjadi pada 4 orang mahasiswi yang ingin pulang lebaran bersama keluarganya di Pomalaa. Mereka berempat kuliah di Makassar, ada yang kuliah di Unhas Makassar, STIK, Akper Nani Hasanuddin. Tapi alhamdulillah tikar yang saya gunakan berdua dengan adikku Ana tidak kami sewa karena tadi saya menghadap langsung ke Chief Petugas Kapal. Awalnya kami belum akrab dengan para mahasiswi itu tapi berlahan tapi pasti kami pun tambah akrab di tambah lagi dapat kenalan baru petugas kapal andika nusantara yaitu mas markonis dan mas achmad menjadikan suasana jadi tambah rame dan ceria.

Pukul 10.00 saya pun mengajak adikku Ana untuk makan bakso, karena yang tersedia cuman pop mie dan bakso dan kamipun sepakat untuk makan bakso dan setelah itu kembali ke tempat untuk istirahat. Tak terasa waktu telah menunjukkan pukul 13.00 dan kapalpun sandar dipelabuhan kolaka. Kami pun mulai meninggalkan kapal menuju ke rumahnya Kk Am untuk istirahat sejenak dan setelah itu melanjutkan perjalanan ke kendari.

Setelah mandi dan shalat serta istirahat sebentar, pukul 14.45 kamipun bertolak menuju terminal kolaka untuk mencari bus tujuan kendari, dan tepat pukul 15.00 kamipun meninggalkan kolaka, oh iya bus yang saya tumpangi yaitu mini bus toyota avansa. Tepat pukul 18.30 bus yang saya tumpangi tiba di terminal puwatu kendari dan saya pun meneruskan perjalanan kerumah dengan menggunakan angkot. Dan tepat pukul 19.30 saya pun tiba dirumah dengan selamat.

Begitulah cerita perjalanan mudikku. Alhamdulillah bisa selamat sampai tujuan dan berkumpul lagi bersama keluarga. buat teman-teman yang mudik, selamat berkumpul lagi dengan keluarga yah, jangan lupa oleh-oleh….

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: